Pencurian Besi

Seorang rekan dosen bercerita bagaimana beberapa keran wastafel di toilet kampus telah hilang diambil orang. Juga, tambahnya, cermin-cermin di toilet juga pernah hilang. Itu yang di dalam toilet. Di luar gedung, fasilitas hidran dengan nozzlenya juga ikut hilang.

Itu yang di dalam kampus. Di daerah kota, ada lampu taman yang ikut di curi, juga ada taman air mancur yang nozzle nya sudah raib, cerita dosen lain.

Rekan dosen lain menambahkan bahwa tahun sebelumnya, keping-keping lingkaran penutup instalasi PLN di jalan-jalan tertentu juga hilang, sehingga harus di ganti dengan penutup semen.

Belum lagi pencurian gembok-gembok pintu pagar, atau bahkan pagar yang terbuat dari besi jika letaknya tersembunyi juga tidak lepas dari perhatian para maling besi ini.

Barang-barang yang terbuat dari besi nampaknya telah menjadi sasaran baru orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Besi itu rupanya bisa dijual perkiloan. Faktor ekonomi nampaknya menjadi faktor kuat pendorong pencurian ini.

Pencurian besi seperti ini sebenarnya bukan masalah baru. Delapan tahun lalu, ketika terjadi perubahan tanggal dari 31 Desember 1999 ke 1 Januari 2000, kejadian pencurian ini juga saya alami.

Saat itu dunia sedang diramaikan dengan masalah Y2K. Disinyalir pada saat pergantian tahun itu, pesawat terbang dimungkinkan mengalami resiko jatuh gara-gara sistem komputernya tidak mampu merubah tanggal. Juga dikawatirkan kereta api akan kacau karena sistem komputer juga tidak mampu menangani pergantian tahun itu.

Malam tahun baru itu saya kebetulan harus standby di pusat komputernya PT Kereta Api, untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan komputer yg membahayakan.  Waktu itu saya turut bertanggung jawab untuk membereskan persoalan Y2K itu.

Sejak jam 10 malam saya sudah berjaga, dan seperti sudah saya perkirakan lewat jam 12 malam, berlangsung dengan aman. Tetapi, sekitar jam 2 pagi, tiba-tiba ada berita kalau terjadi ketidakberesan di salah satu sistem di daerah Jakarta. Saya yang sempat hampir tertidur, jadi terjaga lagi. Semua rekan terkait terpaksa harus di bangunkan, untuk bersiap jika terjadi kemungkinan yang tidak diharapkan.

Sekitar 2-3 jam kita menunggu tanpa dapat kabar rinci. Hampir saja satu tim di berangkatkan ke lokasi, ketika akhirnya diketahui penyebab sebenarnya.

apa itu?

Satu kabel besi panjang pengatur rel telah di maling orang…

(Moral of the story: ternyata Y2K tidak terlalu berbahaya, lebih bahaya jika ada kabel yang tidak terjaga.. )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: